09 metode beda hingga untuk menyelesaikan persamaan diferensial
STATISTIK/PROBABILITAS
NAMA : AFRIYANTI
NPM : 17 630 103
Tugas9
:STATISTIK/PROBABILITAS
Salah satu carautk menyelesaikan persamaan differential
adalah dengan mengguna kanmetode beda hingga atau yg lbhdikenal dgn finite difference
method. Metode inimenggunakan pendekatan ekspansi Taylor di titik acuannya (x). Ada
tiga jenis beda (difference) yg bisa kita gunakan utk mencari nilai f(x+∆x).
Ketiga jenis beda ini disebut forward difference, backward difference, dan central
difference. Supayagaklupa, penurunannyasayaberikan di sini.
Forward
difference
Utk forward
difference, kita ingin mencari nila isuatu fungsi jika independent
variablenya digeserkedepan (makan yanamanya forward difference) sebesar ∆x.
Sederhananya, jika kita tahu f(x), maka berapakah f(x+∆x)? Ekspansi Taylor
dituliska nsbb:

Secara umum, symbol ∂f/∂x*∆x menunjukkan kemiringan (gradient)
nilai fungsi f pada f(x) jika x digesersebesar ∆x. Sementa rasymbol ∂2f/∂x2 menunjukkan lengkungan
(curvature) darititik f(x) tsbjika x digesersebesar ∆x.
Oleh karena nilai setelah
term pertama di atas tidak signifika ndibandingkandgn term kedua,
makabisakitabilangklo:

Hubungan di atasmenunjukkankemiringan
(gradient) darifungsitsbsebesar ∆x kedepan (lbhbesardari x).
Backward difference
Pertanyaanygsamajgkitaberikanutk backward
difference. Jikakitatahu f(x), makaberapakah
f(x-∆x)?Atauberapakahnilaifungsitsbjika independent variablenyadigeserkebelakangsebesar
∆x. Ekspansi Taylor dituliskansbb:
Hubunganterakhirinimenunjukkankemiringan
(gradient) darifungsitsbsebesar ∆x kebelakang (lbhkecildari x).
Central difference
Jenisbedarketigaadalahbedatengah,
di manakitaakanmencarikemiringandarifungsitsbdgnmenggunakanperbedaannilaifungsinyadaribedadepandanbedabelakang.
Secaramatematis, bedatengahadalahpenjumlahandaribedadepandanbedabelakang.

Second order
derivation
Setelahpendekatanordesatubisakitaturunkanspt di atas, skrgkitabisamenurunkanpersamaanutkpendekatanordedua.Penurunan
di bawahinisayamulaidarimengambilpersamaanordesatudaribedadepan (forward
difference) ygmengandungpenurunanordedua (second order differential). Fungsi ∂2f/∂x2saya
keluarkan, danpersamaanutk ∂f/∂x nyasayaambildaripendekatanbedabelakang
(backward difference).

Denganadanyaduapendekatan (ordesatudanordedua)
ini, kitabisabekerjadgncontohberikut:

Penyelesaiananalitiknyaadalahsbb:

Kondisibatasygkitaketahuiadalahsbb:
upada r = 2 atau u(2) = 0.008
u(6.5) = 0.003
Ygditanyakanadalahberapanilai u di
antarakeduanilaibatas di atas.
Denganmetodebedahinggaini,
kitaakanmembuat node2. Katakanlahkitabuat 4 node. Node ygpertamaadalahsaatu(2),
dan node ygkeempatadalah u(6.5). 4 node ygkitapilihterdiriatas 3 rentang,
yaknirentang node 1-2, rentang node 2-3, danrentang node 3-4.
Jarakrentangtsbadalah (6.5-2)/3 = 1.5.Maka, node 2 adalah 2+1.5 = 3.5.Node 3
adalah 3.5+1.5 =5.Ygskrginginkitaketahuitentunyaadalahnilai u padasaat r = 3.5
atauu(3.5) dan u(5).
Utkygpertamaini,
kitaakangunakanpendekatanbedamajuutkordesatu.
Denganmemasukkanpendekatanygudahkitaturunkankepersamaandiferensial di atas,
kitadapat:
, dgn i = node.
Persamaaninikitautak-atikutkmendapatkanpenyelesaianutkui,
sehinggakitabisamenyusunpersamaanutk u2 dan u3.Sementara
u1 dan u4 sudahkitaketahuisebagaikondisibatas.Klosayaselesaikan
di excel, akandidapatsbb:

Perbandinganhasilpendekataninidenganhasilanalitiknyamenghasilkan
error sebesar 6.66% utk u2 atauu(3.5) dan error sebesar 5.12%
utk u3 atau u(5).
Jikasayagunakanbedatengahutkpendekatanordesatu,
akandiperolehhasilsbb:
Hasilperhitungandgnpendekatanbedatengahternyatalbhakuratdrpdpendekatanbedamaju
(danjgdrpdbedamundur). Error utku(3.5) menjadi 2.43% dan error utk u(5) menjadi
1.68%.
Jikasayamenggunakan
node yglbhbanyak, dalamartiansayamelakukanperhitunganyglbh detail, dengan 8
node misalnya. Dan tetapmenggunakanbedatengah, akandidapathasilsbb:

Sptygdiharapkanklohasilperhitungandgn
node ygsemakinbanyakatauperhitungansemakin detail, makahasilnyaakanmendekatihasilanalitiknya.
Error ygdiperolehutksetiap r di atassemuanya di bawah 0.5%.
Komentar
Posting Komentar